Menggapai Mimpi Kedua

Sulitnya Mencari TK Untuk Anakku

Posted on: Januari 28, 2009

Kemarin, aku, istri dan anakku, qoniah, jalan-jalan mencari sekolah TK untuk anakku yang sudah kebelet sekolah sejak 1 tahun terakhir. Rencanya hari ini aku mengunjungi 4 TK di dekat rumahku. Salah satu saudaraku berkata, “Ngapain harus nimbang-bimbang sekolah, semua sekolah juga sama!” Namun dalam hati terdalamku aku masih meragukan statemen tentang semua sekolah sama!

Setelah berkeliling. Aku bisa menarik kesimpulan sementara. Dari beberapa TK itu ternyata ada satu kesamaan, yaitu anak-anak TK sekarang belajarnya hampir sama dengan kakak-kakak mereka yang sudah SD kelas 1. CALISTUNG. Sebagian besar waktu anak digunakan untuk belajar CALISTUNG, apalgi yang TK B atau TK Besar. Ada yang sudah sejak TK memberikan PR di rumah untuk mengerjakan CALISTUNG. Membaca Menulis dan Berhitung. Bayangkan!!! (saya sebel sekali) anak-anak yang seharusnya memiliki sekolah TK yang penuh permainan, penuh kegembiraan ternyata telah dirampas oleh CALISTUNG! Tidak hanya itu ada TK yang telah memiliki BUKU PAKET. Sebuah buku panduan katanya, yang ternyata telah membuat anak stress karena kehilangan waktu bermainnya. Anak-anak telah dicekoki materi pelajaran SD.

Yang menarik TK yang mengajari anak CALISTUNG ini juga karena terdesak oleh kepentingan orangtua. Biasanya orangtua akan menyekolahkan anak ke TK yang punya program belajar CALISTUNG. TK yang kami kunjungi pernah berpegang pada prinsip kebenaran (tidak menjadikan CALISTUNG sebagai bahan utama pembelajaran) namun apa yang terjadi? 30% anak-anak mereka KELUAR alias pindah sekolah. Duhh, kenapa sampai begini.

Orangtua menuntut! Dituntut siapa? Ya Sekolah SD. Karena sekolah SD menerima anak yang sudah bisa baca tulis hitung. Kalau belum? silahkan survey sendiri! Ada yang terus menerus dimarahi gurunya, ada yang diledeki teman , dll.

Wah, seperti lingkaran setan akhirnya. TK-Orangtua-SD? Siapa yang salah? Kalau menurutku sih PEMERINTAH! Yap pemerintah  tidak tegas tentang permasalahan yang sebenarnya mereka “tahu tapi pura-pura tidak tahu” ….

Kembali ke pencarianku, akhirnya setelah 4 TK yang kukunjungi aku masih belum tahu, belum bisa kupastikan kemana anak saya sekolah. Tapi aku juga tidak ideal, akupun akhirnya berkompromi dengan kondisi yang ada, meminimalkan permasalahannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Bersama Buah Hati

Qoniah Zaina MILLADUNKA

Kumpulan Tulisanku

PROGRAM UTAMA

Meninggal Dengan Karya. Sebuah program yang akan membantu Anda untuk bisa menghasilkan satu karya yang bermanfaat untuk orang lain. Bersama, kita hasilkan sebuah karya untuk bekal akherat. Jika detik ini Anda dipangil Allah. Kemudian ditanya : Karya Apa Yang Pernah Kamu Buat Untuk Orang Lain? Bisakah Anda menjawabnya .. Gabung bersama Program ini, Anda akan bisa menghasilkan sebuah karya hebat Anda yang bisa Anda jadikan jawaban pertanyaan di atas kelak di AKHERAT. Insya Allah. GRATIS wallpaper Program ini. Selain dalam bentuk ebook, kami berikan program ini dalam bentuk WALLPAPER untuk PC Anda. Buruan!!
%d blogger menyukai ini: