Menggapai Mimpi Kedua

Terampasnya Dunia Anak

Posted on: Februari 14, 2009

Aku hanya terpaku diam saat kupandangi beberapa lembar kertas yang sedang kubaca. Pikiranku menjelajahi luasnya pikiran, menerawang pada kenangan masa kecil. Kenangan asyiknya bermain dan bernyanyi di TK. Saat itu dunia Taman Kanak-Kanak adalah surgaku. Aku bermain sepuasnya, bernyanyi bebas meneriakan kebebasan dunia bermainku. Di sekolah TK itu aku belajar dengan bermain, belajar di luar kelas, berlari-larian mengejar teman. Aku juga belajar menari, belajar bersorak dan selalu bergembira. Aku bahkan tidak memiliki buku paket atau buku tulis. Aku bahkan tidak bisa menulis huruf atau angka. Tapi aku bisa berhitung dan mengenal huruf. Waktu itu, sekolahku hanya bermain dan bermain. Aku banyak belajar dari bermain, karena setiap hari aku belajar dengan bermain.

Tiba-tiba istriku menyenggolku, Yah ada apa? Kok melamun? Yahh, selesai deh mimpi indahku tentang masa sekolah di TK. Mataku kembali melihat dan melototi kertas itu. Aku baca pelan-pelan agar aku tak salah baca. Yap, ternyata aku tidak salah baca, aku sudah membacanya 3 kali. Mengapa? Dan ada apa dengan dunia pendidikan kita? Apa salah anak-anak kita? Pikiran apa yang membuat orang dewasa mau dan memaksa merampas dunia bermain anak-anak?

Kembali kertas itu aku baca. Isi kertas yang membuatku terheran-heran itu adalah usia anak 4 sudah diajarkan membaca dengan model calistung. Model calistung yang saya ketahui adalah anak mengerjakan ebrbagai latihan membaac dan menulis secara drill. Tidak ada kesenangan di dalamnya, tidak ada warna di dalamnya, dan tidak ada badan yang bergerak. Mereka hanya menulis, membaca, menulis dan kembali membaca.

Mereka telah dirampas, waktu emas mereka telah dirampas oleh target dan keinginan segelintir orang dan oleh peraturan. Anak-anak sekarang hidup dengan diawali dengan dunia yang membosankan. Tak ada lagi waktu-waktu emas bagi mereka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Bersama Buah Hati

Qoniah Zaina MILLADUNKA

Kumpulan Tulisanku

PROGRAM UTAMA

Meninggal Dengan Karya. Sebuah program yang akan membantu Anda untuk bisa menghasilkan satu karya yang bermanfaat untuk orang lain. Bersama, kita hasilkan sebuah karya untuk bekal akherat. Jika detik ini Anda dipangil Allah. Kemudian ditanya : Karya Apa Yang Pernah Kamu Buat Untuk Orang Lain? Bisakah Anda menjawabnya .. Gabung bersama Program ini, Anda akan bisa menghasilkan sebuah karya hebat Anda yang bisa Anda jadikan jawaban pertanyaan di atas kelak di AKHERAT. Insya Allah. GRATIS wallpaper Program ini. Selain dalam bentuk ebook, kami berikan program ini dalam bentuk WALLPAPER untuk PC Anda. Buruan!!
%d blogger menyukai ini: