Menggapai Mimpi Kedua

Terpaksa Melakukan, Pernahkah Anda mengalaminya?

Posted on: Maret 24, 2009

Beberapa hari ini aku dipaksa melakukan sesuatu dimana aku tidak suka dan tidak bisa. Pekerja ini mau tidak mau harus aku kerjakan dan deadline-nya juga tak terlalu lama lagi! Uhhh, batinku. Namun ada daya aku tidak bisa mengelak karena ini adalah tanggung jawab dan tugasku. Terus, apa yang aku lakukan? Mudah-mudahan tulisan ini memberikan kekuatan kepadaku untuk ‘bersemangat’ lagi saatb melakukannya dan siapa tahu ada yang memberikan tips-tipsnya,

Pekerjaan itu begitu menyitaku. Saat pertama kali aku mendengar tugas itu, aku begitu … tak bersemangat. Kutunda pikiranku untuk tidak memikirkannya. Namun, hari terus berlanjut, deadline pekerjaan itu semakin dekat. Aku pun akhirnya tergerak untuk memulainya.

Setiap kita memiliki suatu daerah nyaman, dimana kita merasa aman dan nyaman pada kondisi itu. Biasanya orang akan menikmati berlama-lema pada kondisi itu. KArena sudah lama nyaman, tak terpikirkan untuk keluar dari zona nyaman Itu. itulah kebanyakan orang dan diriku pun juga begitu. Biasanya daerah luar dari zona nyaman adalah sesuatu yang menantang, sesuatu yang membutuhkan pemikiran dan kekuatan berlebih. Dan juga biasanya sesuatu yang sulit (dalam bayangan kita). Pun daerah itu biasanya keluar dari kebiasaan dan pembiasaan kita. Sehingga tak banyak orang yang mau mencoba dan mau terlibat dari luar zona nyamannya.

Namun, terkadang kita dipaksa keluar dari zona nyaman kita untuk melakukan sesuatu.

Kalau kita mau sadar dan mau memikirkan sejenak sebenarnya, daerah luar zona nyaman itu adalah zona pembelajaran kita. Sebenarnya Allah memberikan kita kekuatan yang hebat yang luar biasa. Namun diri kitalah yang membatasinya. Kita membatasi kekuatan kita hanya pada sesuatu yang nyaman, yang kita sukai, yang kita bisa.

Sebenarnya, zona luar nyaman kita adalah ajang kita untuk mnegleuarkan potensi terpendam diri kita. Kita tidak akan menjadi lebih jika kita melakukan sesuatu yang biasa. Kita tidak akan jadi pahlawan jika kita melakukan kebiasaan seperti orang biasa.

jadi, setelah merenungkan hal itu, aku mulai bangkit semangat. Mungkin inilah jalan-Nya yang diberikan agar aku bisa melejitkan potensiku.

Allah, dekatkan pertolonganmu, pada hamba-Mu ini. Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Bersama Buah Hati

Qoniah Zaina MILLADUNKA

Kumpulan Tulisanku

PROGRAM UTAMA

Meninggal Dengan Karya. Sebuah program yang akan membantu Anda untuk bisa menghasilkan satu karya yang bermanfaat untuk orang lain. Bersama, kita hasilkan sebuah karya untuk bekal akherat. Jika detik ini Anda dipangil Allah. Kemudian ditanya : Karya Apa Yang Pernah Kamu Buat Untuk Orang Lain? Bisakah Anda menjawabnya .. Gabung bersama Program ini, Anda akan bisa menghasilkan sebuah karya hebat Anda yang bisa Anda jadikan jawaban pertanyaan di atas kelak di AKHERAT. Insya Allah. GRATIS wallpaper Program ini. Selain dalam bentuk ebook, kami berikan program ini dalam bentuk WALLPAPER untuk PC Anda. Buruan!!
%d blogger menyukai ini: